malutupdete.id — Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) kembali menghadirkan inovasi dalam penguatan nilai-nilai keagamaan melalui kegiatan bertajuk “Halsel Berhaji, Halsel Tangguh”. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong kesiapan masyarakat menunaikan ibadah haji, baik secara spiritual maupun finansial. Kegiatan dilaksanakan di aula kantor Bupati, Pada Senin 27 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini tidak hanya berfokus pada aspek seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Berbagai hadiah menarik disiapkan panitia sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi, dengan paket umrah sebagai hadiah utama bagi peserta yang beruntung.
Selain itu, panitia juga membagikan tabungan emas kepada 10 orang penerima, masing-masing senilai Rp500 ribu, serta tabungan haji kepada 10 orang lainnya dengan nominal yang sama. Program ini diharapkan dapat menjadi pemicu awal bagi masyarakat untuk mulai merencanakan perjalanan ibadah haji sejak dini.

Tak hanya menyasar individu, kegiatan ini juga menyentuh sektor pendidikan keagamaan. Melalui dukungan CSR BSI Maslahat, bantuan dana sebesar Rp50 juta disalurkan kepada Pondok Pesantren Darussalam Kupal dan Pondok Pesantren Al Khairaat Labuha. Bantuan tersebut diharapkan mampu menunjang pengembangan sarana prasarana serta meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan santri.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa kolaborasi bersama BSI merupakan bagian dari komitmen dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah di Halmahera Selatan. Selain itu, program ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah dan sektor perbankan dalam menghadirkan dampak positif yang langsung dirasakan masyarakat.
Melalui kegiatan “Halsel Berhaji, Halsel Tangguh”, diharapkan kesadaran masyarakat untuk mempersiapkan ibadah haji semakin meningkat. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat kebersamaan serta memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan sosial masyarakat Halmahera Selatan. (red)



Discussion about this post