• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
MalutUpdate.id
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Maluku Utara
      • Halmahera Selatan
      • Halmahera Barat
      • Halmahera Tengah
      • Halmahera Timur
      • Halmahera Utara
      • Ternate
      • Tidore
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum Kriminal
  • Pendidikan
  • Sport
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Maluku Utara
      • Halmahera Selatan
      • Halmahera Barat
      • Halmahera Tengah
      • Halmahera Timur
      • Halmahera Utara
      • Ternate
      • Tidore
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum Kriminal
  • Pendidikan
  • Sport
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
MalutUpdate.id
No Result
View All Result
Home Daerah

LIRA Malut Desak APH Awasi Ketat Anggaran Operasional Gubernur-Wagub Rp22,5 Miliar

Admin by Admin
18 Juli 2026
in Daerah, Maluku Utara, Pemerintahan, Peristiwa
0
Gambar : Presiden LIRA Maluku Utara

Gambar : Presiden LIRA Maluku Utara

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whasapp

Malutupdete.id, Maluku Utara – Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Maluku Utara mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk mengawal secara ketat penggunaan anggaran belanja rumah tangga dan operasional Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Tahun Anggaran 2026 yang mencapai Rp22,5 miliar.

Desakan tersebut disampaikan Gubernur LIRA Maluku Utara, Said Alkatiri, yang meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara, Polda Maluku Utara, serta lembaga audit keuangan melakukan pengawasan sejak awal agar tidak terjadi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran daerah.

Menurut Said, seluruh anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sehingga penggunaannya wajib dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Ini adalah uang rakyat. Setiap rupiah harus dipertanggungjawabkan secara terbuka dan tidak boleh disalahgunakan. Karena itu, kami meminta APH melakukan pengawasan secara ketat terhadap pejabat pengguna anggaran maupun bendahara rumah tangga gubernur dan wakil gubernur,” tegas Said, Sabtu (18/7/2026).

Berdasarkan alokasi anggaran, belanja rumah tangga dan operasional Gubernur Maluku Utara mencapai sekitar Rp14,5 miliar, sementara untuk Wakil Gubernur sebesar Rp8 miliar. Menurut Said, besarnya nilai anggaran tersebut harus menjadi perhatian serius agar tidak membuka peluang terjadinya praktik penyimpangan.

Ia menilai pengawasan sejak tahap pelaksanaan anggaran merupakan langkah preventif untuk menutup celah korupsi maupun penyalahgunaan keuangan daerah. Setiap pengeluaran, kata dia, harus benar-benar sesuai peruntukan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Said juga mengingatkan bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur merupakan pemimpin yang mendapat mandat dari rakyat. Karena itu, masyarakat memiliki hak untuk ikut mengawasi penggunaan anggaran daerah.

Apabila ditemukan dugaan penyimpangan, masyarakat diminta tidak ragu melaporkannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung RI, Kejati Maluku Utara, maupun Polda Maluku Utara agar diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Lemahnya pengawasan selalu membuka peluang terjadinya penyimpangan. APH tidak boleh hanya menunggu laporan, tetapi harus aktif melakukan pengawasan dan menindaklanjuti jika ditemukan dugaan pelanggaran hukum yang melibatkan pejabat daerah, pengguna anggaran, bendahara, maupun aparatur pemerintah,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Said berharap Pemerintah Provinsi Maluku Utara mengelola anggaran dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola pemerintahan yang baik sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden.

“Pengawasan terhadap uang rakyat tidak boleh tebang pilih. Siapa pun yang terbukti menyalahgunakan anggaran harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya. (Slm)

Tags: 5 MiliarLIRA Malut Desak APH Awasi Ketat Anggaran Operasional Gubernur-Wagub Rp22
Previous Post

PT Babang Raya Kembali Ingkari Komitmen ke Disnakertrans Halsel, Langkah Tegas Pemda Menanti

Next Post

Petani Halsel Murka, Oknum ASN Diduga Bermain dalam Pasokan Tomat dan Cabai dari Manado, Minta Aparat Turun Tangan

Next Post
Gambar : Istimewa

Petani Halsel Murka, Oknum ASN Diduga Bermain dalam Pasokan Tomat dan Cabai dari Manado, Minta Aparat Turun Tangan

Discussion about this post

POS TERPOPULER

  • Pasangan Banny - Sarbin Saat Pertemuan Dengan Warga di Amasing Kota

    Benny – Sarbin Diduga Bohongi Warga Saat Pertemuan di Amasing Kota, Uang Duduk Dipangkas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rahmi Sebut Rusihan “Bafoya” Terkait Klaim Jalan Lingkar di Kayoa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Warning Kadis PUPR Malut Hj Eka Abusama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawaslu Halsel Didesak Proses Dua Oknum Pegawai Diduga Dukung Paslon Rusihan – Mohtar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketum Golkar Bahlil Buka Peluang Rubah B1KWK Calon Kepala Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Halsel Gelar Job Fair, Hadirkan 4 Perusahan Raksasa Bagi Pencari Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Terima Kakalahan Di Pilkada Halsel, Pasangan Rusihan – Muhtar dan BK – UHS Adu Nasib di MK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Organisasi Rasai Togale Buton Obi Segera Dibentuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bayi Perempuan Asal Desa Lele Ini Diberi Nama ‘Rifaat Al Sa’adah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akui Masuk Cafe, Kades Wayaloar Segera di Non Aktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result

© 2024 MalutUpdate.id